Selamat Datang di website resmi LPP RRI Surabaya -- Saatnya Anda Mendengar dan Bicara di RRI --

Wisata Green Radio ke Bumi Maringi Peni Pujon

Dipublikasikan 17 Februari 2009 oleh   ·   No Comments

Bumi Maringi Peni tidak terdapat dalam peta. Tetapi bagi keluarga besar Radio Republik Indonesia, nama Maringi Peni tak lagi sesuatu yang asing, terutama bagi para Kepala Satker LPP-RRI di wilayah tanah air. Bumi Maringi Peni adalah satu kawasan seluas lebih kurang 4 hektar di wilayah Pujon Kabupaten Malang atau sekitar 15 kilometer sebelah selatan Kota Batu.Meski tidak terdapat perbedaan yang khas dengan kawasan sekitarnya, Bumi Maringi Peni menjadi sesuatu yang istimewa bagi Bapak Parni Hadi yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama LPP-RRI.

Bumi Maringi Peni yang diabadikan untuk kawasan ini bagi Parni Hadi bukan sekedar mengenang sosok almarhumah Bu Peni yang berpulang 19 September 2004, melainkan juga untuk memaknai kehilangan orang tercinta bernama Maringi Peni.

Ada banyak cerita tentang Maringi Peni yang dapat dibaca dalam buah pena Bapak Parni Hadi yang tertuang dalam sebuah buku bertajuk Memaknai Kehilangan Orang Tercinta Maringi Peni Sebuah Nama Sarat Makna. Bumi Maringi Peni pada ketinggian 750 meter diatas permukaan laut ini merupakan lahan subur dengan karakteristik sebahagian lahan datar dan sisanya lahan dengan tingkat kemiringan sekitar 45 derjat dilengkapi dengan sumber mata air yang gemercik. Seperti kebanyakan lahan lain di sekitarnya, Bumi Maringi Peni juga syarat dengan pohon apel disamping tanaman lainnya seperti strawbery, mangga, dan jenis bambu-bambuan. Sehingga dengan kondisi lahan yang hijau dan subur serta berbukit ini layak untuk dijadikan sebagai objek wisata maupun lokasi outbond. Direktur Utama LPP RRI Parni Hadi pernah melontarkan gagasan agar lahan miliknya tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat seperti pusat pengembangan agriculture atau pusat kerajinan rakyat.

Wisata Green Radio RRI Sejawa Timur.

Minggu lalu, Bumi Maringi Peni mendadak menjadi ramai dikunjungi oleh ratusan karyawan-karyawati RRI se Jawa Timur, meliputi Surabaya, Malang,Jember, Madiun dan Sumenep. Kunjungan yang dikemas dalam bentuk wisata green radio ini sekaligus dimaksudkan untuk menindaklanjuti gerakan moral “Lestari Alamku” yang dicanangkan oleh Menteri Kehutanan RI MS Kaban 4 Februari lalu di Wonogiri Jawa Tengah. Selain dimeriahkan dengan kegiatan lomba petik apel yang diikuti oleh para peserta wisata green radio, juga diselenggarakan Dialog Interaktif bertemakan “Lestarikan Alamku” menghadirkan Narasumber Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Malang, Perum Perhutani dan seorang Ulama dari Pondok Pesantren Pujon.

Dalam dialog yang disiarkan secara berjaringan oleh RRI se Jatimsumbermas ini, disimpulkan bahwa upaya pelestarian alam dan penyelamatan hutan melalui gerakan penghijauan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga tanggung jawab bersama dengan masyarakat. Direktur Utama LPP RRI Parni Hadi yang memberikan sambutan melalui handphonenya menjelaskan, sebagai Lembaga Penyiaran Publik, RRI memiliki kepedulian untuk ikut memberikan pencerahan kepada masyarakat akan pentingnya upaya pelestarian alam. Komitmen ini diwujudkan dalam program Green Radio yang disepakati dalam Sidang Umum ABU di Bali Nopember tahun lalu.

Melalui program ini, RRI sebagai media edukasi akan menyelenggarakan paket siaran radio agar masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi terhadap upaya pelestarian alam dan lingkungan.(***)

Readers Comments (0)




Free WordPress Themes
Umum
Arsip Berita
Free WordPress Themes