Situasi terminal Purabaya (Bungurasih ) menjelang lebaran mulai dipadati calon penumpang yang akan mudik .Jumlah penumpang yang menggunakan sarana transportasi bus di terminal kemarin mencapai 30 ribu orang. Untuk menghindari kenaikan tarif sepihak, dalam sidaknya di terminal terbesar se Indonesia tersebut Gubernur Jawa Timur SUKARWO meminta petugas terminal agar mengumumkan tarif tiket bus,jika terjadi pelanggaran akan dikenai sanksi hingga pencabutan izin trayek. Dalam sidaknya di terminal Gubernur SUKARWO didampingi Walikota Surabaya dan Wakil Walikota Surabaya,sidak bersama ini baru pertama kali terjadi. Untuk mengetahui tarif tiket dan kenyamanan para penumpang , Gubernur SUKARWO bertanya langsung kepada beberapa penumpang di ruang tunggu dan di dalam bus. Gubernur melihat setuasi di terminal relatif aman.Pihak UPTD Purabaya telah menyiapkan 10 CCTV yang dipasang ditempat pemberangkatan , kedatangan penumpang dan pintu keluar terminal. Melalui kamera CCTV situasi arus mudik bisa dipantau langsung oleh petugas terminal.Di beberapa titik yang diperkirakan rawan kriminalitas ,disiagakan beberapa aparat kepolisian dan TNI serta Satpol PP. Angkutan lebaran yang disiagakan meliputi 1600 angkutan bus , 3400 taksi dan 400 bus kota.Jumlah armada angkutan tersebut diperkirakan mampu mengakomodasikan lonjakan penumpang , sehingga penumpukan penumpang diterminal purabaya dapat dihindari.