Selamat Datang di website resmi LPP RRI Surabaya -- Saatnya Anda Mendengar dan Bicara di RRI --

RRI harus berperan sebagai Pendekar Pembangunan dan Demokrasi

Dipublikasikan 19 Januari 2009 oleh   ·   No Comments

sbyJumat malam 16 Januari 2009 menjadi hari istimewa bagi segenap angkasawan RRI. Di pelataran depan RRI di jalan Merdeka Barat Jakarta malam itu tidak kurang dari 500 undangan , 11 Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Dewan Pengawas dan Dirut dan Direksi LPP RRI serta para Kepala Satker LPP-RRI dari seluruh tanah air dengan sabar menanti hadirnya tamu VVIP yang datang dari gedung sakral Istana Negara yang berjarak hanya sekitar 500 meter .

Sekitar pukul 20.00 Wib, Presiden dan Ibu Hj.Ani Bambang Yodhoyono yang dibalut dengan busana bernuansa ungu memasuki halaman Gedung RRI Jakarta disambut Ketua Dewas Hendro Martono dan Direktur Utama LPP-RRI Parni Hadi. Presiden tidak langsung bergabung menempati tempat duduk yang telah disediakan dibawah tenda, tetapi langsung menuju lantai 7 Studio Programa 3 RRI.

Agenda acara telah disiapkan yakni Dialog Interaktif bertajuk Presiden Menyapa Indonesia. Dipandu oleh presenter Eko Wahyuanto, dialog berdurasi sekitar 30 menit itu berjalan mulus. Presiden langsung menyapa masyarakat Indonesia yang ada di wilayah terdepan yakni Sabang, Maroke, Miangas, dan Rote . Tak ingin melewatkan kesempatan emas ini, dari empat titik wilayah terdepan Indonesia ini muncul sebuah harapan untuk mengangkat taraf hidup kesejahteraan rakyat seperti kebutuhan pupuk, telekomunikasi dan penerangan listrik. Presiden SBY merespon kebutuhan rakyat diwilayah terdepan ini dengan menjanjikan akan menindak lanjuti lewat Departemen terkait.

Dari lantai 7 Presiden dan Ibu Hj Ani Bambang Yudhoyono mendapat suguhan istimewa berupa pagelaran wayang oleh Dalang ternama Ki Manteb Sudharsono. Presidenpun berkenan menyerahkan tokoh wayang kepada Ki Manteb yang pada malam itu mengangkat lakon Wahyu Makutho Romo. Di tempat yang sama, Kepala Negara sebelumnya meresmikan Revitalisasi Pemancar dan Studio Programa 3 Jaringan Berita Nasional.
Dalam sambutannya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menaruh harapan kepada Radio Republik Indonesia untuk dapat berperan sebagai Pendekar Pembangunan dan Pendekar Demokrasi di tanah air. RRI yang kini menjadi Lembaga Penyiaran Publik memiliki peranan penting dalam membangun karakter bangsa. Kembangkan terus jatidiri menjadi pusat keunggulan kata Presiden yang selanjutnya memuji keberhasilan Dirut LPP RRI Parni Hadi dalam memimpin RRI.

Sementara Dirut LPP RRI Parni Hadi dalam sambutannya mengungkapkan rasa kebahagiaannya atas kunjungan Presiden. Ini merupakan kunjungan Kepala Negara yang pertama dalam sejarah, sembari memberi gelar ABY kepada Ibu Hajjah Ani Bambang Yudhoyono dengan gaya khasnya. (mni)

Readers Comments (0)




WordPress Themes
Umum
Arsip Berita
Premium WordPress Themes