Selamat Datang di website resmi LPP RRI Surabaya -- Saatnya Anda Mendengar dan Bicara di RRI --

Revitalisasi Studio RRI

Dipublikasikan 1 Februari 2009 oleh   ·   No Comments

Hanya terpaut 14 hari setelah Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan revitalisasi Pemancar dan Studio Pro 3 Pusat Pemberitaan, 30 Januari 2009 program Revitalisasi Studion Pro 1 RRI Surabaya diresmikan pula oleh Dirut LPP RRI Parni Hadi. Dalam acara sederhana yang ditandai dengan pemotongan tumpeng, Parni Hadi mendapat kehormatan untuk menjadi narasumber pertama yang hadir di studio baru itu bersama pakar politik Universitas Airlangga Ariwibowo MA.

Parni Hadi menyambut baik program revitalisasi yang dilakukan RRI Surabaya, sebab saat ini telah terjadi persaingan antar stasiun, baik dalam kemasan program acara maupun pengembangan infrastruktur. Oleh karena itu, ia berharap program penyegaran studio ini dapat meningkatkan gairah dan motivasi dalam bekerja agar pelayanan kepada publik dapat lebih optimal.Ternyata RRI Surabaya tidak mau tertinggal dengan Jakarta, kelakarnya saat memasuki ruang studio di lantai dua yang menghadap Jalan Pemuda kawasan padat lalu lintas di Surabaya. Studio dan peralatan yang dibangun dengan dana sekitar setengah milyar rupiah ini didisain sedemikian rupa sehingga suasana kesibukan kota dapat terlihat dari ruang bernuansa kuning muda ini.

Dalam sesi dialog interaktif yang menyoroti kualifikasi calon legislatif, Dirut LPP RRI Parni Hadi mengajak calon pemilih untuk mencermati track record para calon legislatif sehingga tidak terkicuh dengan janji-janji muluk yang ditawarkan saat kampanye.Ia tidak menolak anggapan yang menyatakan 60 persen lebih calon legislatif sebagai pengangguran yang sedang mencari kerja di lembaga terhormat tersebut.Seharusnya Partai peserta pemilu lah yang lebih selektif dalam menentukan calon legislatif dengan menetapkan standar dan kualifikasi yang dibutuhkan untuk seseorang yang akan diorbitkan kata Ariwibowo yang juga Dekan Fakultas Sastra Unair. Oleh sebab itu RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik harus memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui siaran sosialisasi pemilu serta bersikap netral dengan memberikan kesempatan yang sama kepada semua partai peserta pemilu.(***)

Readers Comments (0)




Free WordPress Theme
Umum
Arsip Berita
Free WordPress Theme