Program pengambilan sidik jari di Surabaya yang sempat terhenti pada tahun 2008, kini dijalankan kembali. Untuk mempercepat pengambilan sidik jari penduduk , Pemerintah Kota Surabaya mengoperasikan satu unit mobil sidik jari , yang peluncurannya dilakukan bertepatan dengan Peringatan Hari Jadi Pemerintah Provinsi Jawa Timur ke 64 di halaman Balai Kota Surabaya. Walikota Surabaya BAMBANG. DH mengatakan , hingga saat ini pengambilan sidik jari penduduk mencapai 60 persen, keberadaan mobil keliling untuk menjangkau daerah yang jauh dari kantor Pemerintah.Pengambilan sidik jari di Surabaya sasarannya usia 11 tahun ke atas , karena sejak usia 11 tahun berdasarkan ilmu kedokteran sidik jari seseorang tidak mengalami perubahan.Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemerintah Kota Surabaya KARTIKA INDRAYANA menyatakan, pengambilan sidik jari bertujuan untuk menghindari duplikasi kependudukan. Mobil keliling sidik jari selian untuk mengkumpulkan sidik jari warga juga memberikan layanan perpanjangan KTP .Mobil sidik jari akan beroperasi di luar jam kerja, yakni pada hari sabtu dan minggu. Hingga saat ini jumlah pendudukyang diambil sidik jarinya sekitar 1,3 juta dari 2,9 jumlah penduduk Surabaya. Dinas Kependudukan dan catatan sipil menargetkan tahun 2010 pengambilan sidik jari selesai, untuk menjangkau anmak usia 11 tahun keatas pendekatannya melalui sekolah-sekolah.