Kepedulian Pemerintah Propinsi Jawa Timur dalam penanggulangan narkoba menyedihkan, buktinya Pemerintah Propinsi tidak berani menjalankan program test narkoba bagi seluruh staf. Padahal tahun 2008 sudah dianggarkan 3,3 milyar untuk tes narkoba dilingkungan Pemprop dan penerimaan praja calon IPDN, tapi dana itu hanya dipakai 339,4 juta rupiah yang hanya digunakan untuk unyuk tes penerimaan IPDN, Untuk PNS dilingkup Pemprop tidak dijalankan dengan alasan kesulitan tehnis, lemahnya kordinasi dengan rumah sakit dll. Kalau memang ada niat baik untuk menanggulangi narkoba harusnya Pemprop berani melakukan tes internal tersebut sekaligus untuk pembinaan dan evaluasi staf dilingkup Pemprop. Demikian SMS A. Basuki Babussalam Fraksi PAN DPRD Propinsi Jawa Timur yang diterima RRI hari ini ( 1/7/09, red )