Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Timur Irlan Indro Cahyo mempertegas kembali masuknya perdagangan bebas – bukan persoalan yang harus ditakutkan, justru menjadi cambuk para pengusaha untuk mau berkompetisi dengan sehat. ACFTA merupakan tantangan awal, untuk tahun 2020 mendatang kesiapan perdagangan Indonesia akan diuji kembali dengan tidak hanya Cina menjadi pesaing pasar namun seluruh negara akan membuka pasar bebas secara luas. Untuk itulah ACFTA – pasar bebas ASEAN – CINA ke depan akan mempunyai nilai plus bagi negara kita. Ditambahkan juga bahwa pasar bebas ACFTA akan tetap ada aturannya, pemerintah mempunyai kebijakan dan pemerintah tetap harus memantau dan mengawalnya, tidak semua komoditi atau barang bisa masuk seenaknya membanjiri pasar dalam negeri.
Sekali lagi ditekankankannya bahwa tantangan pasar bebas adalah peluang bagi perdagangan dalam negeri – dan berharap masuknya perdagangan beas ASEAN – CINA akan saling memberikan keuntungan dan tentunya diharapkan juga Pemerintah harus mengawal supaya perdagangan bebas tidak lalu memunculkan image buruk bagi perkembangan usaha di Jawa timur khususnya dan Indonesia pada umumnya. [dc/djk]