Pasca Pilpres 2009

Dipublikasikan 13 Juli 2009 oleh admin   ·   No Comments

Meski sempat diwarnai protes keras soal Daftar Pemilih Tetap –DPT-, namun pelaksanaan pemilu presiden kemarin boleh dikatakan berjalan lancar. Pemilu 2009 Diperbolehkannya pemilih yang tidak terdaftar di DPT kemudian dapat menggunakan KTP atau paspor merupakan langkah maju dalam perkembangan demokratisasi dinegeri ini.

Dilihat dari sisi antusiasme masyarakat bila dibandingkan saat pemilihan legislatif April, banyaknya warga yang rela untuk pulang kampung, merupakan salah satu bukti bahwa masyarakat sangat peduli dan ingin memilih pemimpin terbaiknya. Semarak dibeberapa TPS dengan menghias lokasi dan mengenakan bermacam-2 asesoris menunjukkan keinginan para petugas memberikan nuansa menyenangkan kepada pemilih untuk memilih. Hampir mayoritas dibanyak tempat pasangan nomor urut 2 SBY-BOEDIONO mendominasi perolehan saat penghitungan suara. Lembaga survey yang menyajikan hasil penghitungan cepatnya semua merilis perolehan suara 60 persen lebih untuk pasangan nomor dua ini.

Memang hasil quick count lembaga survey bukan akhir segala-galanya karena penghitungan manual di KPU –lah yang akan menjadi acuan. Tetapi lembaga survey juga tidak gegabah menyajikan data karena sudah melalui tahapan metode ilmiah untuk mendapatkan hasil akhirnya. Tetapi hasil penghitungan cepat ini memunculkan kontroversi di sisi kandidat lain. Rasa keberatan dan protes atas hasil lembaga survey tersebut dilontarkan pasangan yang lain yang menilainya sebagai langkah terburu-buru. Tetapi fenomena publikasi hasil pemilu pilpres melalui quick count sebenarnya bukan yang pertama kali, bahkan sudah kesekian kali sejak pemilu dilaksanakan secara langsung. Yang menarik, masyarakat justru sangat menunggu hasil quick count ini, bagaimana dan siapa yang akan memenangkan pemilu.

Namun dalam pidatonya Calon Presiden SBY yang masih bertugas sebagai Presiden hingga Oktober nanti, memberikan pernyataan bahwa masyarakat harus tetap menunggu hasil akhir penghitungan manual di KPU. Presiden SBY justru sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah antusias menggunakan hak pilihnya. Siapapun yang akan ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih nanti diharapkan tetap dihormati semua pihak sebagai hasil demokratisasi. Meski keberatan atau gugatan pemilu diwadahi oleh regulasi namun hendaknya dilakukan dengan suportif. Bagaimanapun juga para elit punya tanggungjawab moral untuk memberikan pendidikan politik secara benar.

Readers Comments (0)




Weboy
Umum
Arsip Berita
Pencarian Populer
WordPress主题