Feb 08 2010

LEMBAGA PENGAWAS PERS TIDAK BERFUNGSI

Published by Kistoro at 1:08 pm under Budaya, Umum

Direktur Lembaga Konsumen Media – LKM – Media Watch – Sirikit Syah mengakui hampir semua perusahaan media cetak dan elektronik sekarang ini mengutamakan keuntungan berlipat dengan menjual salah satu halaman yang spesifik atau melakukan blok jam tayang televisi untuk dijual. Tidak hanya kasus kasus pelecehan seks saja yang bisa diangkat kepermukaan namun kini masalah adu politik hingga debat para anggota dewan pun bisa dinikmati secara utuh. Menurutnya sekarang ini tinggal kita sebagai pemirsa ataupun yang membacanya dalam media cetak yang harus pandai memilah dan memilihnya.
Sirikit Syah juga sangat mengkhawatirkan dan menyesalkan jika dengan kebebasan pers ini perusahaan media lalu melalaikan rambu rambu yang sudah diundangkan. Ini sangat jelas tidak sesuai dengan yang diharapkan sebagai penyampai informasi yang baik dan sehat. Sirikit juga mempertanyakan seharusnya lembaga lembaga pengawas berperan aktif, seperti Dewan Pers yang mempunyai kewenangan khusus melakukan pembinaan, begitu pula Komisi Penyiaran Indonesia yang mempunyai hak sepenuhnya mengeluarkan sangsi dan teguran hingga pencabutan ijin siar bagi media elektronik yang menyalahi aturan. Namun kenyataannya lembaga lembaga itu tidak maksimal melakukan pantauan hingga muncul adanya gagasan kewenangan lembaga pengawasan akan diambil alih oleh kementrian Kom Info.
Sekali lagi lembaga pengawas media harus berperan aktif – melihat dan selalu memantau tayangan dan terbitan media setiap harinya. Tidak terkesan ketika masyarakat resah baru lembaga pengawas ini turun tangan dan itu menurutnya sudah terlambat. [dc/djk]

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply