Komandan Lanudal Kolonel Laut SUBARIYANTO membantah pihaknya selama ini telah melakukan monopoli usaha taksi Prima Juanda. Menurutnya semua sudah sesuai dengan prosedur yang diatur dalam surat perjanjian kerjasama – PKS. PT. Primkopal Juanda telah melakukan perjanjian terlebih dahulu disusul operator lain seperti KAHA, INDORENT, dan GOLDEN. Untuk itulah jika para operator Taksi Lain yang sekarang beroperasi dikota Surabaya – menuntut bahwa Primkopal melakukan tindakan monopoli usaha sekali lagi SUBARIYANTO mengatakan ini bukan Monopoli. Karena selama ini kerjasama Angkasan Pura satu dengan operator Taksi di Juanda yang telah terbina lama sifatnya terbuka.
Sementara itu anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha – KPPU - YOYO ARIFARDANI ketika dikonfirmasi RRI menengarai adanya tindakan monopoli pengelolaan jasa angkutan umum taksi di Bandara Juanda. Dugaan itu diperkuat lantaran pengelolan taksi di bandara Internasional Juanda itu didominasi satu pihak pengelola yakni PT. Primkopal Juanda. Untuk itulah melihat kasus tersebut KPPU memberi tenggang waktu sampai 1 bulan untuk melakukan monitoring sistem pengelolaan taksi oleh PT. Primkopal Juanda, dan jika dalam tempo sebulan tidak ada perubahan prilaku, maka KPPU akan memperkarakan polemik tersebut. [dc/djk]