KASUS CENTURY

Dipublikasikan 11 Februari 2010 oleh Kistoro   ·   No Comments

Bank CenturyNilai Demokrasi tidak lagi murni di dalam percaturan politis karena demokrasi bisa dibelokan hanya untuk kepentingan politis atau sekelompok golongan dan sifatnya sesaat. Beberapa partai politik kini ditengarai telah disandera oleh koalisi sehingga pembentukan pansus dalam kasus Century cenderung dibelokkan hanya untuk kepentingan dari kekuasaan. Akbar Faizal salah seorang anggota Pansus DPR-RI ketika di Surabaya mengatakan demokrasi itu kini hanya sebatas nilai bargaining saja sehingga kedudukan rakyat dan kepentingannya tidak lagi di kedepankan. Apabila kemauan penguasa tidak ter-akomodir maka akan timbul pola-pola baru serta penarikan kabinet dan para parpol yang berkoalisi akan semakin mandul.
DPR-RI yang duduk sebagai Pansus dalam penyelesaian sebuah kasus tidak lagi mengingat bahwa mereka dipilih sebagai wakil dari rakyat itu sendiri. Untuk itu dirinya berjanji ke depan bersama partai politiknya akan menjadikan Indonesia lebih baik.
Rakyat hanya menerima kebohongan semata dalam percaturan penyelesaian merembesnya uang negara dalam kasus Bank Century sementara wakil-wakilnya baik yang berkoalisi maupun tidak saling mencari kebenaran dan tidak secepatnya mengungkap. [edy/djk]

Readers Comments (0)




WordPress主题
Umum
Arsip Berita
Pencarian Populer
WordPress主题