Meski sudah resmi menjadi pendamping Capres SBY, calon wakil Presiden Budiono yang pada Pemilu nanti memperoleh nomor urut dua, sampai saat ini masih mendapat sorotan. Rektor IAIN Sunan ampel Profesor Dr NUR SYAM mengatakan hujatan dan penolakan elemen masyarakat dan elite politik terhadap BUDIONO yang menganggap BUDIONO menganut Sistim Kapitalis NEOLIBERALISME dan tidak berpihak ke Ekonomi kerakyatan merupakan manuver politik belaka. Menurutnya menjelang pemilihan presiden sekarang ini sedang gencar-gencarnya perang Statement. Setiap calon Presiden bisa dijatuhkan lawan politiknya dengan pernyataan-pernyataan yang menyudutkan. Seperti pasangan capres SBY, dimana BUDIONO dianggap menganut sistim NEOLIBERALIS. Sedangkan Calon wakil Presiden pendamping Megawati yaitu PRABOWO dianggap ULTRANASIONALIS. Bisa juga WIRANTO diserang dengan pernyataan yang terlibat persoalan masa lalunya.
Apapun permasalahan yang dialami Capres dan Cawapres pada pemilu 2009 dikatakannya bahwa semua itu diserahkan sepenuhnya kepada rakyat untuk memilih dan menilainya. Pada gilirannya nanti rakyat yang menentukan siapa yang terbaik. Hal tersebut dapat di lihat dari kemampuan para Capres dan Cawapres untuk melakukan Loby-loby di tingkat bawah. Siapapun Presiden yang terpilih nanti, yang lebih penting mereka peduli terhadap rakyat. [ben/djk]
Comments are closed.