SURABAYA – Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya akan menuntaskan akreditasi untuk sekolah dasar negeri yang hingga kini belum diakreditasi. Jumlahnya 270 sekolah atau separo dari total SDN di Surabaya yang berjumlah 541 sekolah.
”Sebenarnya di periode yang kedua ini kami harus mengevaluasi sekolah-sekolah yang telah diakreditasi untuk ditingkatkan lagi mutunya. Namun, ternyata masih banyak sekolah negeri yang belum terakreditasi sehingga kami harus menuntaskannya,” ujar Kepala Dispendik Sahudi kemarin (21/7).
Tahun ini Dispendik Surabaya mendapatkan kuota 270 SDN dari Badan Akreditasi Provinsi (BAP). Tapi, bila ada sisa kuota pada daerah lain, Surabaya bisa memanfaatkannya. ”Kami sudah izin BAP dan mereka mengizinkan penambahan kuota karena mungkin masih ada sisa kuota dari kota-kota lain,” timpal Kabid TK/SD Dispendik Surabaya Sigit Priyo Sembodo.
Sigit mengungkapkan, 270 SDN yang belum terakreditasi itu belum termasuk madrasah ibtidaiah (MI). ”Rencananya, kalau bisa, tahun ini kita tuntaskan semuanya,” jelas Sigit.
Menurut dia, sekolah yang belum diakreditasi masih banyak karena kuota akreditasi pada 2004 terbatas. Akibatnya, beberapa SDN yang seharusnya ikut akreditasi belum mendapatkan kesempatan.
”Bila kali ini kita mendapatkan tambahan kuota, Dispendik segera memberi tahu SDN yang belum terakreditasi agar segera mendaftarkan diri,” jelas Sigit.
Tags: Add new tag, akreditasi, dispendik, sdn