Sekitar 50 masa dari BEM FISIP UNAIR Surabaya melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya,meminta agar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surabaya menginventaris budaya-2 yang ada di Indonesia khususnya Jawa Timur dan Surabaya. Organisasi kemahasiswaan ini tidak ingin budaya masyarakat surabaya yang sangat kaya dan beragam di klaim seperti halnya tari Pendet, batik , wayang dan lainnya oleh Malaysia. Dengan membentangkan poster yang diantaranya bertuliskan tegakkan kedaulatan NKRI , Ganyang Malaysia serta NKRI bukan barang dagangan, mahasiswa mengutuk tindakan Malaysia yang secara sepihak mengkalim kebudayaan produk dalam negeri.Sementara seketaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya AHMAD AGUNG NUR AWAN ketika menemui mahasiswa menyatakan pihaknya telah akan melakukan inventarisasi dan pendataan kebudayaan di Surabaya seperti ludruk, campur sari dan budaya lainnya. Kendati demikian diakui AHMAD AGUNG , Pemerintah Indonesia kurang tanggap terkait budaya kita yang sering diklaim Malaysia.Promosi budaya yang di lakukan dianggap belum cukup memperkenalkan Budaya Indonesia di Pentas Internasional.
Photo from Surabaya
http://www.barryacott.com/images/SURABAYA.jpg