40 kelompok tani yang tergabung dalam wadah kontak tani dan nelayan kecamatan Poncokusumo Malang di persiapkan memasuki perdagangan bebas Asean – Cina khusus untuk sektor agrobisnis. Diakui Ketuanya Syaiful Asyari meski ada kendala seperti persoalan modal dan juga SDM namun ia merasa optimis pelaku UKM agrobisnis akan dapat bersaing di pasar Cina hal itu berdasar data dari Badan Pusat Statistik BPS ekspor Indonesia ke Cina Awal tahun 2010 ini naik 138 % sedangkan impor 55 %. Selain sayur mayur menjadi andalan desa Poncokusumo juga mengembangkan buah-buahan seperti belimbing, duku,serta salak.Kesiapan desa Poncokusumo untuk bersaing keluar benar telah dipersiapkan setiap harinya saja rata-rata mampu panen cabe rawit, kol dan tomat kisaran 40 ton. Selain dikirim memenuhi pasar – pasar di Jawa Timur juga rutin kirik ke Jawa Barat, Kalimantan sampai ke Malaysia dan Taiwan.