Tak mudah memadu rasa takut dengan tawaria. Tetapi inilah yang terjadi ketika acara bedah buku 60 Menit Menuju Ginjal Sehat karya DR. Dr. Djoko Santoso,Sp.PD, K-GH,Ph.D yang berlangsung di Graha Pena Surabaya Sabtu akhir pekan lalu. Suasana bedah buku yang mendapat perhatian cukup besar masyarakat Jawa Timur ini seketika diwarnai perasaan takut, ngeri dan sedih ketika sang penulis buku ini mengurai betapa gangguan ginjal dapat menimbulkan penyakit jantung, stroke, kurang darah, dan badan rusak akibat malnutrisi. Suasana semakin mencekam saat sejumlah tayangan di layar screen memperlihatkan gambar-gambar para penderita gagal ginjal. Tetapi seketika suasana berubah menjadi gelak tawa saat presentar acara Mas Jadi sang pelawak terkenal di Surabaya menyegarkan suasana selama berlangsungnya bedah buku yang juga disiarkan secara langsung oleh RRI Surabaya.
Dalam buku setebal 114 halaman, Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada yang menyelesaikan gelar Ph.D di Juntendo University Schooll of Madicine Tokyo Jepang ini antara lain mengurai 10 penyulit ikutan yang disebabkan Gagal Ginjal Kronis (GGK) yakni penyakit jantung, serangan jantung dan stroke, tekanan darah tinggi, tulang lemah, perubahan kulit, malnutrisi, kerusakan saraf (neuropati), gagal ginjal terminal, anemia dan kematian.Oleh sebab itu, setidaknya ada 9 hal yang sebaiknya dilakukan setiap orang sebelum terkena GGK. : latihan fisik secara rutin, berhenti merokok, periksa kadar kolestrol, jaga berat badan, hindari minum alkohol, periksa fisik setiap tahun, makan dengan komposisi berimbang, minum yang cukup, dan kenali riwayat penyakit keluarga.
Wakil Ketua Konsil Kedokteran Indonesia Parni Hadi yang juga Dirut LPP RRI menyambut baik gagasan untuk menerbitkan buku ini. Parni Hadi memberi gelar Dokter Pro-Rakyat atau Pro-Poor Doctor. Semoga akan banyak dokter lainnya yang mengikuti jejak DR.Djoko Santoso seraya menyatakan kesediaannya untuk memberikan bantuan dalam editingnya. Ia mengatakan, putra asal Jombang ini tidak takut rezekinya berkurang. Mengapa? Karena ia mendahulukan pencegahan, bukan pengobatan, lumrahnya seorang pedagang yang senang ketika banyak pembeli, dan dokter senang jika banyak orang sakit.(***)
Bila ada yang ingin mengetahui lebih banyak tentang ginjal sehat, bisa baca di http://drdjokosantoso.com